Enigma of Life
Kisah ini memang tentang
mereka berlima….
Dan satu di antara mereka,
Menyimpan rahasia yang menakutkan….
…ia dapat melihat jalan hidup yang lainnya!
Kisah
unik dari lima sahabat. Hasha, sosok yang paling diam diantara mereka. Sejak
duduk di bangku perkuliahan telah memendam perasaan kepada sahabatnya, Isara.
Dan di samping itu, Kurani teman kuliahnya yang juga menyimpan perasaan kepada
Hasha dan akhirnya ia memutuskan untuk pindah tempat kuliah ketika mengetahui
hubungan antara Hasha dan Isara.
Patta,
laki-laki yang paling sempurna dari keempat pria itu. Ia juga menyimpan
perasaan terhadap Isara. Dan akhirnya ia pun dapat menikahi sang pujaan hatinya
tersebut. Namun, pernikahan mereka hanya mampu bertahan 2 tahun saja. Karena
sang istri, Isara memilih untuk memutuskan ikatan pernikahannya tersebut karena
Ia masih menyimpan perasaannya terhadap Hasha.
Isara
merupakan perempuan yang telah mengalami kepedihan saat kecil. Kepergian
kakaknya, Marga yang memulai kisah hidupnya, dari melihat bayangan-bayangan
masa depan. Kepergian kedua orang tuannya yang ia telah prediksi terlebih
dahulu. Dan ia satu-satunya yang mampu melihat masa depan semua sahabatnya.
Goza, merupakan sosok yang paling mampu
menghidupkan suasana ketika kelima sahabat itu bekumpul. Namun, dari kelima
sahabat itu dialah yang paling bedebah. Bertahannya ia untuk tetap bergabung di
persahabatan itu bukan tidak tanpa alasan. Ia juga lelaki yang mencintai Isara.
Goza memilih jalan hidup dengan jalan yang buruk yaitu sebagai pembunuh bayaran.
Keganasannya merupakan bentuk hasil pendidikan yang gagal yang di berikan orang
tuanya sejak ia masih kecil.
Chang
(indiray), merupakan sosok yang memilik perawakan cina. Ia adalah sahabat
terdekat dari Hasha. Ia yang paling menginginkan Hasha dan Isara bersatu. Ia
juga temasuk manusia yang berpikir logis. Namun, kelogisannya itu pun luntur
ketika ia bertemu sebuah tempat yang selama ini ia cari, Rumah pertobatan.
Diatas
adalah sepenggal kisah yang terjadi di novel Enigma karya Yudhi Herwibowo. Gaya
penulisan novel ini sedikit berbeda dengan novel-novel pada umumnya. Penulis
menceritakan kisah kelima sahabat itu secara terpisah antara yang satu dengan
yang lain, tapi tetap berpadu. Pemilihan judulnya tepat Enigma yaitu teka-teki.
Kisah penuh dengan sebuah pertanyaan, cukup mampu membuat pembaca bertanya dan
berpikir sejenak.
Setiap
penulis pastilah memiliki gaya bahasa yang menjadi karakteristik si penulis itu
sendiri. Di novel enigma ini penulis seakan-akan terbagi menjadi 5 sosok.
Penulis berhasil menjadi seorang Hasha dengan bahasa-bahasa puistisnya, menjadi
seorang Isara yang selalu mendeskripsi tentang hidupnya secara melankolis.
Chang yang menjadi manusia yang logis dan manusia paling setia dengan hal yang
telah ia percayai. Patta, sang perfeksionis yang ketika hal yang ia inginkan
gagal maka akan membuat dirinya se-down mungkin.
Dan Goza, manusia yang memuja dirinya sendiri dan senang akan panggilan sang
bedebah tampan.
Novel
ini menceritakan tentang
percintaan, persahabatan, dan persengketaan yang berakhir dengan bunuh
membunuh. Sebenarnya konflik yang di angkat cukup menarik. Cerita cinta yang di
sajikan sedemikian rupa yang menjadi berbeda dengan kisah-kisah cinta yang
lain. Namun di dalam novel enigma ini
untuk penyajian kemisteriusannya nampaknya belum cukup mendebarkan. Apalagi di
sana terjadi bunuh-membunuh hanya di deskripsikan secara datar dan biasa, tanpa
ada sesuatu yang membuat sang pembaca merasa tertantang. Maka seharusnya di buat semencekam mungkin. Untuk
menjadi sebuah kisah cinta cukup berhasil namun tidak untuk thrillernya.
Novel
yang bersetting di 3 kota besar itu Solo, Yogyakarta, Jakarta ini merupakan
secuil kisah di kehidupan. Dimana manusia memiliki rasa keingintahuan tentang
masa depan. Dari membaca novel enigma ini, baru aku ketahui bahwa mengetahui
tentang masa depan tak seindah apa yang kebanyakan orang fikirkan. Dan jangan
pernah kita salahkan siapa-siapa bila kita salah menafsirkan tanda-tanda
tentang masa depan itu. Seperti yang terjadi pada Isara, kebingungan terjadi
saat ia mencoba menafsirkan masa depannya tersebut. Berawal dari ia mencoba
membaca masa depan Patta. Ia melihat bayangan dirinya pada saat itu, maka dari
itu yang memutuskan untuk menikah dengan Patta dan mengabaikan perasaannya
terhadap Hasha, orang yang benar-benar ia cintai. Namun dari main-mainnya
dengan takdir, ia mengalami permasalahan yang begitu kompleks. Selama ia hidup
bersama Patta, ia tak menemukan sedikit pun perasaan terhadap Patta. Bahkan
perasaannya terhadap Hasha semakin menguat di saat Hasha akan menikah dengan
Kurani, sahabatnya sendiri. Semua itu membuatnya kehilangan pijakan hidup,
membuatnya semakin tak paham akan kehidupan. Seandainya hal semacam itu terjadi
di kehidupan manusia nyata, apa yang akan dilakukan?. Kita akan benar-benar tak
mengerti hal apa yang harus kita ambil. Kita akan selalu dalam kebingungan.
Dari sini lah, kita harus benar-benar bersyukur akan nikmat Allah.
Ketidaktahuan kita akan kehidupan membuat kita menikmati kehidupan kita, meski
terkadang kita takut tetang apa yang akan terjadi di masa depan, tapi
setidaknya kita tak merasa keberatan dan kebingungan dalam mengambil keputusan
untuk kedepan. Dan tak perlu menanggung konsenkuensi
dari kesalahan tafsir terhadap masa depan.
Dari
novel enigma ini dapat diketahui juga bahwa manusia yang beperinggai buruk tak
selamanya menjadi kesalahan dari apa yang ia lakukan. Asal usul kehidupannya
dari masa kecil, lingkungan, dan pendidikan memegang peran penting terhadap apa
yang terjadi pada seseorang di masa berikutnya. Seperti halnya Goza yang
memilih hidupnya menjadi sang bedebah. Kehidupan kecilnya yang mengantarkan dirinya
sebagai bedebah. Orang tuanya yang mengajarkan dirinya sebagai seorang bedebah.
Ayahnya yang pemabuk dan kerap membuat onar keadaan keluarganya itu. Dan sang
ibu yang temperamental dan pastinya bukan sosok ibu yang di damba oleh setiap
anak. Maka tak salah bahwa Goza kecil yang cerdik itu pun menyerap dengan
sempurna. Dan memilih hidup menjadi seorang pembunuh dan penjahat kelamin
adalah pilihan terbaik untuk dirinya.
Banyak pelajaran yang diambil dari novel
enigma ini. Rahasia-rahasia dibalik semua rahasia dan intinya adalah bahwa
hidup pun berupa rahasia yang telah di lukisan kepada umat manusia di lauhul
mahfudz. Maka tak perlu kita sebagai manusia ikut campur tentang takdir yang
telah di siapkan oleh Tuhan kita. Karena takdir adalah bagian dari hakNYA.

Komentar
Posting Komentar